Budaya Belu

  • Kerajaan Terpenting: Loro Bauho-Fialaran dan Lamaknen.
  • Gereja Tertua: Atapupu, Lahurus, Halilulik, Katedral Atambua, dan Katerdal Nualain.
  • Tarian Asli Belu: Likurai, Tebe dan Bidu Kikit.
  • Ritual: Hamis Batar, ritual panen Jagung
  • Bahasa Daerah Terpenting: Tetun, Bunak, Kemak dan Dawan R.
  • Tempat Wisata Gunung: Ksadan Takirin, Ksadan Fatulotu, Gunung Lakaan, Fulan Fehan, Air Terjun Siata Mauhalek, Anin Nawan, Bukit Mandeu, Bukit Lidak, Mataair Lahurus, Mataair Webot Haekesak, Niki Tohe Leten, Kampung Kewar, Air Terjun Weró, Bendungan Haekriit.
  • Tempat Wisata Pantai: Pasir Putih, Kolam Susuk, Teluk Gurita.
  • Lagu Daerah Terkenal: Oras Loro Malirin, Manumutin Torok, Olala, Lolon Gol.
  • Hotel Terkenal: Matahari, Timor, Intan, Liurai, Paradiso, Nusantara 1,2, Klaben.
  • Makanan Terkenal: Ut Moruk, Se’i Babi, Dendeng Sapi, Sambal Tomat Lahurus, Bawang Weluli, Ikan Atapupu, Padi Haekesak, Jagung Bose, Batar Da’an, Tua Mutin, roti paung.

id.wikipedia.org/Kabupaten_Belu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *